Selasa, 14 Agustus 2018

Beritaddd



Monitoring dan Evaluasi Analisis Dampak Faktor Risiko Penyakit Bawaan Air melalui Depot Air Minum (DAM) di Kabupaten Pemalang Tahun 2018

Menindaklanjuti pelaksanaan Kajian Analisis Dampak Faktor Risiko Penyakit Bawaan Air melalui Depot Air Minum (DAM) di Kabupaten Pemalang yang telah dilaksanakan pada Tahun 2017, maka pada tanggal 23 – 25 April 2018 Tim BBTKLPP Yogyakarta melakukan monitoring dan evaluasi hasil kajian DAM tersebut. Tujuan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi lokasi kegiatan sebelumnya yaitu untuk memantau keberlanjutan/keberlangsungan program penyehatan DAM dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang sudah disepakati bersama.

Kegiatan ini dilakukan oleh Tim BBTKLPP Yogyakarta dan bekerjasama dengan Tenaga Kesehatan Lingkungan (Sanitarian) dari Dinkes dan Puskesmas di Kabupaten Pemalang. Tim melakukan observasi/Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), survei kepada pelanggan dan pengambilan contoh uji (sampel) air DAM di 20 lokasi DAM yang tersebar di Kabupaten Pemalang. Pengusaha-pengusaha DAM di Kabupaten Pemalang sudah tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Air Minum Pemalang (ASPAP) yang berfungsi sebagai wadah dari para pengusaha DAM.

Harapannya agar kegiatan ini dapat dilanjutkan oleh Dinas Kesehatan dan instansi terkait di Kabupaten Pemalang untuk pemantauan dan pengawasan kualitas air DAM.

Scroll to Top