Jum`at, 25 Mei 2018

Beritaddd



Survei Cepat (Rapid Survey) Tingkat KAP Malaria Dan Penggunaan Kelambu Berinsektisida Tahan Lama di Kabupaten Purworejo Tahun 2018

Dalam rangka pelaksanaan evaluasi keluaran (output) kegiatan pekan kelambu massal fokus (PKMF) di Kabupaten Purworejo tahun 2017, pada April 2018 telah dilaksanakan survei cepat (Rapid Survey) untuk estimasi proporsi rumah tangga menggunakan kelambu berinsektisida tahan lama (KBTL) di lokasi sasaran PKMF. Lingkup survei mencakup tingkat kepemilikan dan penggunaan KBTL serta faktor terkait dengan tingkat penggunaan KBTL tersebut, yakni tingkat pengetahuan (knowledge), sikap (attitude) dan perilaku (practice) - KAP masyarakat tentang malaria dan upaya pencegahannya (penggunaan KBTL).

Ada 3 tahap kegiatan dalam survei cepat ini. Pada tahap I (19-20 April), dilakukan sosilaisasi rencana kegiatan survei pada pejabat struktural di Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dan petugas puskesmas/desa, dan pengumpulan data awal, mencakup data: (1) jumlah penduduk per desa dari 27 desa lokasi PKMF, untuk bahan dasar pemilihan secara acak sederhana 30 cluster sasaran survei, dan (2) daftar rumah tangga penerima KBTL, untuk digunakan sebagai kerangka sampel dalam pemilihan rumah tangga sebagai subjek kajian. Dengan aplikasi software C-survey diperoleh 30 cluster sasaran, terdistribusi di 18 desa dan 7 puskesmas (Bagelen, Dadirejo, Kaligesing, Banyuasin, Bener, Winong dan Bruno). Di tahap II (23 April) dilakukan pembekalan/pelatihan kepada 17 enumerator tentang teknik pengumpulan data. Pada tahap III (24-27 April), dilaksanakan survei (wawancara) dan observasi KBTL kepada 300 responden dari 300 rumah tangga. Responden adalah kepala keluarga (KK) atau anggota rumah tangga berumur ? 17 tahun yang ditemui saat survei. .

Survei terhadap 300 responden dilaksanakan selama 4 hari oleh 3 sub tim, masing-masing terdiri dari 1 petugas BBTKLPP Yogyakarta/Dinas Kesehatan Kabupaten, 1 petugas puskesmas, 1 bidan desa dan 1 petugas desa sebagai pemandu wilayah. Untuk menjaga kualitas pelaksanaan kegiatan di lapangan, selain supervisi dari masing-masing ketua sub tim, juga ada supervisi dari pimpinan, yakni pejabat struktural dari BBTKLPP Yogyakarta, dalam hal ini dilaksanakan oleh Kepala Bidang Surveilans Epidemiologi selaku penanggungjawab kegiatan survei.

Scroll to Top