Sabtu, 18 November 2017

Berita



Model/Teknologi Desinfektan Tangan Herbal dari Ekstrak Daun Sirih

Kajian ini bertujuan untuk mendapatkan model/teknologi desinfektan tangan alamiah dari ekstrak daun sirih. Tujuan khusus (1). Diperoleh model/teknologi desinfektan tangan alamiah dan (2). Diketahuinya  efektifitas model/teknologi desinfektan tangan yang telah dibuat tersebut. Tahapan kajian terdiri atas : Tahap asesmen TTG yang terdiri atas kegiatan koordinasi, survei dan pengumpulan data serta pesiapan alat dan bahan untuk pembuatan model/teknologi. Tahapan kedua, adalah tahap pelaksanaan kajian, yang terdiri atas rancang bangun alat, implementasi, pengambilan, dan pengambilan contoh dan pemeriksaan laboratorium.  Kajian ini dilakukan di Kantin BBTKLPP Yogyakarta. Model/teknologi desinfektan tangan yang dibuat dari bahan alamiah, seperti daun sirih sebagai antispetik, daun lidah buaya sebagai antioksidan serta beberapa bahan tambahan berupa senyawa aromatik agar dihasilkan desinfektan yang wangi.  Hasil uji fungsi menunjukkan adanya penurunan angka kuman pada usap tangan di petugas pengolah makanan di kantin BBTKLPP Yogyakarta. Desinfeksi tangan yang dilakukan pada petugas pengolah makanan, menunjukkan bahwa efektifitas desinfeksi hampir mencapai 95%.  Dapat dikatakan bahwa desinfeksi tangan pada petugas pengolah makanan menggunakan desinfektan alamiah dari ekstrak daun sirih menghasilkan efektifitas desinfeksi yang cukup tinggi, sehingga model/teknologi ini layak untuk direproduksi sebagai salah satu upaya alternatif perbaikan sanitasi pada kondisi/daerah sulit.

Ket : Jika memerlukan dokumen full version dapat mengirim permintaaan dokumen ke email : info@btkljogja.or.id

Scroll to Top