Sabtu, 18 November 2017

Berita



Survei entomologi kegiatan investigasi dan penanggulangan KLB malaria di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY

Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kulon Progo bahwa telah terjadi peningkatan kasus malaria indigenous di wilayah kerja puskesmas Kokap II sebanyak 33 kasus sampai dengan tanggal 8 Juni 2015. Untuk itu perlu dilakukan konfirmasi vektor yang  dapat menularkan penyakit malaria di lokasi terjadinya peningkatan kasus. Tujuan dari konfirmasi vektor adalah untuk mengetahui jenis nyamuk Anopheles sp yang berperan sebagai vektor malaria.

Metode survei yaitu spot check vektor malaria. Penangkapan nyamuk menggunakan metode resting colection dan dilakukan oleh 12 orang penangkap nyamuk. Nyamuk yang tertangkap dilakukan pembedahan ovarium untuk mengetahui berapa persen nyamuk yang parous. Konfirmasi vektor dilakukan dengan metode PCR. Lokasi kegiatan yaitu Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DIY dan dilaksanakan tanggal 9-10 Juni 2015.

Jenis nyamuk Anopheles yang tertangkap adalah jenis Anopheles maculatus, An. vagus, An. balabacensis, dan An. kochi. Hasil konfirmasi vektor menggunakan PCR menunjukan hasil negatip baik Plasmodium falcifarum maupun Plasmodium vivax.  Nyamuk Anopheles yang tertangkap tidak terbukti sebagai vektor malaria karena tidak membawa parasit Plasmodium falcifarum maupun Plasmodium vivax.

Ket : Jika memerlukan dokumen full version dapat mengirim permintaaan dokumen ke email : info@btkljogja.or.id

Scroll to Top