Peningkatan Kapasitas Petugas Medis Dalam Rangka Penguatan Kewaspadaan Dini Dan Respon KLB Leptospirosis


Pada tanggal 15 Agustus 2018 BBTKLPP Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Peningkatan kapasitas petugas medis dalam rangka penguatan kewaspadaan dini dan respon KLB Leptospirosis. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor BBTKLPP Yogyakarta dengan peserta sejumlah 29 orang terdiri dari tenaga medis dari Puskesmas dan RS di Kabupaten Sleman dan tenaga fungsional dari BBTKLPP Yogyakarta.

Acara diawali dengan pre test untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta mengenai diagnosis dan tata laksana kasus leptospirosis, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai diagnosis dan tata laksana kasus leptospirosis oleh narasumber dari RSUD Sunan Kalijaga Demak, dr. Lisa Novipuspitasari, Sp.PD. Selanjutnya adalah materi mengenai penanggulangan leptospirosis yang disampaikan Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Bapak Dulzaini, S.Kep dan ditutup dengan materi peran BBTKLPP Yogyakarta dalam penanggulangan leptospirosis di Kabupaten Sleman yang disampaikan oleh Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Dr. dr. Irene MKM.

Setelah semua materi tersampaikan dilanjutkan dengan post test bagi peserta. Setelah post test dilanjutkan dengan rangkaian acara penutupan yang diawali dengan laporan proses pelaksanaan kegiatan oleh koordinator kegiatan, Dien Arsanti, SKM, M.Env. Disampaikan bahwa hasil Pre dan Post test menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta yaitu dari 62 menjadi 73. Selanjutnya adalah sambutan sekaligus penutupan yang disampaikan oleh Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Dr. dr. Irene, MKM. Dalam sambutannya beliau mengharapkan adanya pengetahuan tambahan terkait diagnosis dan tata laksana leptospirosis dapat menambah wawasan tenaga medis di Kabupaten Sleman dalam penanganan kasus leptospirosis dan meningkatkan penemuan kasus leptospirosis di wilayah.