Kajian Surveilans Faktor Risiko Penyakit dalam Event Khusus (Pasar Malam dan Sekaten) di Kota Yogyakarta dan Surakarta Tahun 2018


Dalam rangka pelaksanaan output Layanan Kewaspadaan Dini Penyakit Berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB), pada bulan November 2018 telah dilaksanakan rangkaian kegiatan Surveilans Faktor Risiko Penyakit dalam Event Khusus (Pasar Malam dan Sekaten) di Kota Yogyakarta. Pada event pasar malam (tanggal 5 dan 6 November 2018) dan event sekaten (tanggal 12 dan 13 November 2018) dilaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan pengambilan sampel makanan, minuman, usap alat makan, usap tangan penjamah, dan air bersih yang digunakan para pedagang.

Kemudian, hasil pemeriksaan laboratorium dan IKL pada event pasar malam  diinformasikan melalui kegiatan diseminasi hasil di Kota Yogyakarta pada tanggal 16 November 2018 di Gedung PDHI, Alun2 Utara, Yogyakarta. Peserta diseminasi terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan D.I. Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, dan perwakilan pedagang. 

Acara dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan penyampaian materi keamanan pangan oleh  Kepala BBTKLPP Yogyakarta Ibu Dr. dr.  Irene, M.K.M dilanjutkan paparan hasil kegiatan oleh Bapak Sukoso, S.ST., M.Sc. Hasil IKL event pasar malam dari 15 penjaja makanan, 20% jelek, 53% cukup, dan 27% baik. Dari 20 sampel makanan minuman yang diperiksa secara bakteriologis, ditemukan E.coli pada 15% sampel dan Bacillus cereus pada 30% sampel. Usap alat 100% (9 sampel) tidak memenuhi syarat. Usap tangan 89% (8 dari 9 sampel) tidak memenuhi syarat.

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi terkait kendala pengelolaan, antisipasi dan solusi yang akan diterapkan tahun 2019 oleh instansi terkait.