Kajian Surveilans Faktor Risiko Penyakit dalam Event Khusus (Pasar Malam dan Sekaten) di Kota Surakarta Tahun 2018


Dalam rangka pelaksanaan output Layanan Kewaspadaan Dini Penyakit Berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB), pada bulan November 2018 telah dilaksanakan rangkaian kegiatan Surveilans Faktor Risiko Penyakit dalam Event Khusus (Pasar Malam dan Sekaten) di Kota Surakarta. Pada event pasar malam (tanggal 1 dan 2 November 2018) dan event sekaten (tanggal 14 dan 15 November 2018) dilaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan pengambilan sampel makanan, minuman, usap alat makan, usap tangan penjamah, dan air bersih yang digunakan para pedagang.

Kemudian, hasil pemeriksaan laboratorium dan IKL pada event pasar malam  diinformasikan melalui kegiatan diseminasi hasil di Kota Surakarta pada tanggal 19 November 2018 di Aula lt. 2 Puskesmas Gajahan, Kota Surakarta. Peserta diseminasi terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Panitia Sekaten dan Pasar Malam Keraton Kasunanan Surakarta, Puskesmas Gajahan, dan perwakilan pedagang. 

Acara dimulai dengan pembukaan dan materi keamanan pangan oleh  Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinkes Kota Surakarta, Arif Dwi Widodo, SKM. dilanjutkan sambutan oleh Kepala Seksi Lingkungan Fisik Kimia BBTKLPP Yogyakarta, Tri Setyo Winaryanto, S.T., M.Sc. dan paparan hasil kegiatan oleh Tim kajian, Atikah Mulyawati, SKM. Hasil IKL event pasar malam dari 18 penjaja makanan, 5% jelek, 78% cukup, dan 17% baik. Dari 20 sampel makanan minuman yang diperiksa secara bakteriologis, ditemukan E.coli pada 15% sampel dan Bacillus cereus pada 20% sampel. Dari 25 sampel makanan minuman yang diperiksa Bahan Beracun Berbahaya (B3), 28% mengandung Formalin dan 8% mengandung Rhodamin B. Usap alat dan usap tangan 100% (10 sampel) tidak memenuhi syarat.

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi terkait permasalahan dan penyelesaiannya yang akan ditindaklanjuti oleh panitia sekaten dan instansi terkait.