Sosialisasi Hasil Dan Fasilitasi Pra Assesment Pes Pada Kegiatan Surveilans Rodent Dan Pinjal Pes di Provinsi Jawa Tengah dan DIY di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah


Sosialisasi Hasil dan Fasilitasi Pra Assesment Pes Pada Kegiatan Surveilans Rodent dan Pinjal Pes di Provinsi Jawa Tengah dan DIY di Kabupaten Boyolali dilaksanakan pada Jum’at / 7 Desember 2018 di Ruang Rapat/ Aula BP3D Kabupaten Boyolali, Kompleks Perkantoran Terpadu Boyolali. Pertemuan dihadiri 30 orang yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan D.I Yogyakarta, BBPPVRP Salatiga, Lokalitbang Banjarnegara, Labkesda Kabupaten Boyolali, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Dinas Pariwisata Kabupaten Boyolali, BP3D Kabuapten Boyolali, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Puskesmas Cangkringan, Puskesmas Selo, Puskesmas Cepogo, Kantor Kecamatan Selo, Kantor Kecamatan Cepogo, Trapper Kecamatan Selo, Trapper Kecamatan Cepogo, dan BBTKLPP Yogyakarta.


Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan-sambutan antara lain dari Kepala Dinas Kabupaten Grobogan yang diwakili oleh Kepala Bidang P2P, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ibu dr. Sherly Jeanne Kilapong, M.Epid., Sambutan BBTKLPP Yogyakarta oleh Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Ibu Dr. dr. Irene, MKM, dan sambutan Direktut P2PTVZ, Ibu dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. Dalam sambutan ibu direktur menyampaikan bahwa Kemenkes RI mendorong pencabutan status pes di Boyolali. Beliau berpesan, karena Boyolali memiliki bandara maka jangan sampai orang yang datang masuk ke wilayah yang masih ada penyakit pes. Di Tahun 2019 akan disusun langkah-langkah pencabutan pes di Boyolali. Perlu dilakukan perencanaan penganggaran dalam rangka pencabutan status pes di Boyolali ini baik dari anggaran pusat (Kemenkes RI) maupun APBD (dinkes dan puskesmas).


Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan paparan 5 materi pokok yaitu “Menuju Eliminasi Pes” oleh Direktur P2PTVZ, Ditjen P2P, Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid., “Surveilans Rodent dan Pinjal (Penyakit Pes) di Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018” oleh Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Ibu Dr. dr Irene, MKM, “Penelitian Pes di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah Tahun 1991-2008” oleh Peneliti B2P2VRP Salatiga, Dr. Ristiyanto, “Hasil Surveilans Pes di Kabupaten Boyolali Yahun 2018” oleh Kepala Bidang P2P, DKK Boyolali, Ibu dr. Sherly Jeanne Kilapong, M.Epid., dan “Hasil Surveilans Pes di DIY Tahun 2018” oleh Kepala Seksi Pengendalian Penyakit, DKK DIY, Ibu Setyarini Hestu Lestari, SKM, M.Kes.


Pada akhir acara berhasil dirumuskan rencana tindak lanjut di Tahun 2019 antara lain:

1.       Akan disusun template pengolahan data pes oleh Tim B2P2VRP Salatiga. Untuk itu data yang telah dikumpulkan dalam10 tahun terakhir baik yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, BBTKLPP Yogyakarta, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan D.I Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Balitbang P2B2 Banjarnegara, dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dikirimkan ke B2P2VRP Salatiga dengan alamat email ristiyanto.salatiga@gmail.com. Kelengkapan hasil pemeriksaan laboratorium akan dicross cek kembali dengan BLK Jateng dan BLK Yogyakarta dengan dukungan dari Dinas Kesehatan Propinsi masing-masing.

2.       Untuk mendukung kesiapan kegiatan pengamatan Tahun 2019 di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah dilakukan pembagian alokasi anggaran, anggaran Dinkes Provinsi Jawa Tengah untuk pengamatan di 1 daerah fokus (Cepogo) selama 12 bulan, anggaran BBTKLPP Yogyakarta untuk pengamatan 2 daerah fokus (Selo dan Samiran) selama 6 bulan, dan dana BOK Puskesmas untuk pengamatan di 2 daerah terancam di Cepogo selama 4 bulan dan 2 daerah fokus di Selo selama 6 bulan dan 5 daerah terancam selama 4 bulan.

3.    Untuk kesiapan kegiatan pengamatan Tahun 2019 di Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta dilakukan pembagian alokasi anggaran, anggaran Dinkes DIY diperuntukkan pengamatan di daerah terancam sedangkan anggaran BBTKLPP Yogyakarta diperuntukkan pengamatan di 3 daerah silvatik

4.        Pertemuan awal koordinasi kegiatan Tahun 2019 (Pes Nusantara) direncanakanakan pada minggu pertama Bulan Januari 2019 di B2P2VRP Salatiga.

5.        Sosialisasi kenaikan tarif dari BLK Yogyakarta perlu dilaksanakan untuk mengatasi kendala yang dihadapi tim pes DI.. Yogyakarta tentang kenaikan biaya pemeriksaan sampel

6.         Perlu dibentuk media komunikasi dan informasi terkait assessment pes melalui WA Grup Pes Nusantara.