Pertemuan Tim Gerak Cepat (TGC) Dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Berbahaya di Pintu Masuk Negara


Pada Tanggal 20 Februari 2019, KKP Yogyakarta menyelenggarakan “Pertemuan Tim Gerak Cepat (TGC) Dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Berbahaya di Pintu Masuk Negara”. Bertempat di Hotel University Yogyakarta, pertemuan ini dihadiri berbagai lintas sektor diantaranya RS, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan BBTKLPP Yogyakarta yang diwakili Kepala Seksi Advokasi dan KLB. Acara dibuka oleh Kepala KKP Yogyakarta, Agus Syah Fiqhi Haerullah, SKM, MKM yang sekaligus menyampaikan latar belakang dilaksanakannya pertemuan. Disampaikan bahwa pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat yang lain membawa risiko terjadinya penyebaran penyakit. Kondisi tersebut dapat menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD). International Health Regulations 2005 (IHR 2005) adalah komitmen global yang mengatur tata cara dan pengendalian penyakit, baik yang menular maupun tidak menular. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Yogyakarta selaku penjaga pintu masuk negara melakukan kegiatan pencegahan deteksi dan respond sebagai perwujudan pelaksanaan IHR untuk mencegah terjadinya KKMMD. Penyelenggaraan Surveilans yang merupakan Kunci Pencegahan-Pengendalian Penyakit Potensi KKMMD terdiri dari kewaspadaan dini, deteksi dini, kesiapsiagaan dan respon.

Perlunya penguatan komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkala dan khususnya pada saat kejadian dalam rangka merespon kejadian melatarbelakangi dilaksanakannya pertemuan. Paparan Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta mengenai Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dan Rapid Health Assessment (RHA) memberikan gambaran mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan respond jika terjadi KKMMD salah satunya adalah dengan pembentukan TGC. Sebagai penutup disampaikan bahwa adanya TGC di masing-masing instansi terkait penting untuk dibentuk, dimana nantinya antar TGC ini bisa dibangun jejaring yang akan memudahkan dalam pelaksanaan respond jika terjadi kondisi darurat/KKMD.