Pertemuan Evaluasi Sakip Satker Pusat Dan Upt Ditjen P2P


Pertemuan Evaluasi Desk SAKIP satker Pusat dan UPT digelar Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mulai tanggal 12 sd 15 Maret 2019 di Bekasi, Jawa Barat dan dihadiri oleh 59 UPT (KKP dan B/BTKLPP se Indonesia) dan 5 satker Pusat.

Arahan Sesditjen P2P yang dibacakan oleh Kepala Bagian Program dan Informasi dr. Elvieda Sariwati, M.Epid menyampaikan bahwa SAKIP merupakan bentuk akuntabilitas dan pertanggungjawaban seluruh Instansi Pemerintah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi sekaligus penggunaan sumber daya yang dimilikinya.

Apresiasi Sesditjen diberikan kepada Tim SAKIP P2P yang telah berupaya untuk menyiapkan segala kebutuhan atas penilaian SAKIP yang nantinya akan dilakukan oleh tim APIP Kemenkes RI.

Harapannya seluruh satker P2P kedepan dapat meningkatkan prestasi penilaian SAKIP baik dari sisi predikat maupun capaian penilaiannya. Status predikat AA (sangat memuaskan) harus diupayakan sebaik-baiknya.

Sesditjen juga memberi pesan untuk meningkatkan komunikasi efektif pusat dan daerah agar good government dapat terbentuk dan seluruh permasalahan dapat ditemukan solusinya.

Narasumber dari KemenpanRB dan Biro Perencanaan dan Anggaran Kemenkes RI juga dihadirkan dalam rangka memberikan refreshing upaya mewujudkan instansi pemerintah yang (lebih) akuntabel terhadap kinerjanya dan juga upaya penguatan perencanaan dan monev program dalam rangka menunjang akuntabilitas.

Pertemuan yang diselenggarakan Ditjen P2P dalam rangka proses pendampingan kepada satuan kerja dilingkungannya dilakukan dengan mekanisme desk reviu antara unit utama Ditjen P2P dan UPT baik dari kelengkapan dokumen penilaian sampai dengan kualitas Laporan Kinerja yang telah disusun.
Peningkatan kualitas dokumen penilaian adalah suatu keharusan yang tidak dapat ditawar, ini harus dilakukan agar kinerja dapat tersajikan dengan baik. Perlu meningkatkan kualitas laporan dan sistematika laporan kinerja; penajaman analisis pencapaian dan kegagalan indikator; dan melengkapi semua capaian dengan data valid dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga mampu meningkatkan akuntabilitas instansi terhadap kinerjanya.

Pada akhir pertemuan, masing-masing satker akan mendapatkan dokumen Catatan Hasil Reviu (CHR) SAKIP sebagai bentuk penilaian kesiapan satker dalam rangka menyambut agenda penilaian SAKIP oleh APIP Kemenkes RI selanjutnya.