Observasi/Inspeksi Sanitasi/Pemantauan dan Pengambilan Sampel dalam rangka Kegiatan Analisis Dampak Faktor Risiko Penyakit Bawaan Air Melalui Depot Air Minum (DAM) di Kabupaten Rembang Tahun 2019


Sebagai tindak lanjut dari koordinasi Kegiatan Analisis Dampak Faktor Risiko Penyakit Bawaan Air Melalui Depot Air Minum (DAM) yang telah dilaksanakan pada tanggal 11-12 Februari 2019 maka pada tanggal 13-15 Maret 2019 tim kajian BBTKLPP Yogyakarta melaksanakan observasi/inspeksi sanitasi/pemantauan dan pengambilan sampel. Tim BBTKLPP Yogyakarta yang terdiri satu orang  supervisi,  dua orang  observasi/inspeksi sanitasi/pemantauan dan tiga orang petugas laboratorium yang bertugas melaksanakan pengambilan sampel.
Pelaksanaan kegiatan didampingi oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Rini Setyowati, S.K.M. dan petugas sanitarian Puskesmas Rembang 1 Siti Kholifah, S.K.M.
Dalam kegiatan ini dilakukan observasi/inspeksi sanitasi/pemantauan dan pengambilan sampel pada dua puluh DAM yang di bagi menjadi sepuluh DAM di wilayah Puskesmas Rembang 1 dan sepuluh DAM  di walayah Puskesmas Rembang 2. Adapun jenis sampel yang diambil di setiap DAM meliputi air baku (air bersih sebelum proses), air setelah proses (air hasil olahan), usap tangan operator DAM dan usap kran pengisian galon (outlet), selanjutnya sampel dibawa ke laboratorium untuk diuji sesuai dengan parameter yang telah ditentukan, kecuali untuk parameter lapangan langsung diuji di lokasi tempat pengambilan sampel.
Diharapkan dari hasil observasi/inspeksi sanitasi/pemantauan dan pengujian sampel akan didapatkan gambaran kondisi dan kualitas DAM di Kabupaten Rembang sehingga dapat digunakan sebagai dasar melakukan tindak lanjut dalam pengawasan dan pembinaan DAM.