Pertemuan Diseminasi Hasil Kegiatan dalam Percepatan Eliminasi Malaria


Terwujudnya target eliminasi malaria di Provinsi Jawa Tengah dan DIY Tahun 2023 tidak hanya bergantung dari kabupaten endemis yang belum mencapai eliminasi, namun juga sangat didukung pada kemampuan kabupaten yang sudah eliminasi dalam memelihara status eliminasinya. Berbagai upaya pencegahan dan pengendalian malaria telah dilaksanakan di kabupaten fase eliminasis ataupun fase pemeliharaan. Informasi hasil kajian dalam upaya pencegahan dan pengendalian malaria yang telah dilakukan oleh BBTKLPP Yogyakarta Tahun 2018 dan rencana kegiatan tahun 2019 perlu didiseminasikan kepada stakeholder terkait. Selain berguna untuk melengkapi data epidemiologis malaria pada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, juga untuk menjadi bahan advokasi selanjutnya bagi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dalam perencanaan percepatan eliminasi ataupun pemeliharaan status eliminasi di wilayahnya.
Bertempat di Hotel Griya Persada Ungaran, pada tanggal 29 - 30 Maret 2019, BBTKLPP Yogyakarta menyelenggarakan Pertemuan Diseminasi Hasil Kegiatan dalam Percepatan Eliminasi Malaria. Pertemuan ini mengundang seluruh dinas kesehatan Provinsi/ kabupaten/kota, Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi, UPTD (Balkesmas), Kantor Kesehatan Pelabuhan di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta serta B2P2VRP Salatiga dan Balitbangkes Banjarnegara. Pada pertemuan ini berkenan hadir Direktur Jenderal P2P, Kementerian Kesehatan R.I., Bapak dr. Anung Sugihantono, M.Kes untuk membuka pertemuan sekaligus memberikan arahan perlunya kolaborasi pusat dan daerah dalam pencegahan dan pengendalian penyakit termasuk dalam percepatan eliminasi malaria dan berharap BBTKLPP Yogyakarta termasuk semua UPT Ditjen P2P di daerah harus responsif dengan sistem jemput bola turun ke daerah untuk bersama sama menyelesaikan masalah kesehatan yang ada di wilayah layannya.  Hadir pula Kepala Subdit Malaria, Ibu dr. Nancy Dian Anggraeni, M.Epid dan menyampaikan paparannya mengenai Kebijakan Eliminasi Malaria dan Surveilans Migrasi Malaria. Menjawab arahan dari Bapak Dirjen P2P, Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Ibu Dr. dr. Irene, M.K.M., dalam pertemuan menyampaikan mengenai Dukungan BBTKLPP Yogyakarta Terhadap Program P2P dan Kesehatan Lingkungan di Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Diskusi interaktif terjadi antara peserta dan narasumber terkait topik-topik yang dipaparkan.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Bapak dr. Yulianto Prabowo, M.Kes. dan Kepala Dinas Kesehatan DIY yang diwakili Kasi P2, Ibu dr. Veronica Nur Hardiyati memaparkan bagaimana Situasi Terkini Kejadian Malaria Tahun 2018/2019 Serta Upaya Percepatan Eliminasi Malaria di Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Selain itu, Kabupaten Purworejo sebagai salah satu kabupaten yang sedang berupaya mencapai status eliminasi, melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Ibu dr. Sudarmi, M.M. memaparkan Upaya Percepatan Eliminasi Malaria di Kabupaten Purworejo. Tak kalah menarik, ada berbagi pengalaman Best Practice dari Kabupaten Wonosobo yang telah berhasil mencapai status eliminasi malaria. Paparan mengenai Keberhasilan Eliminasi Malaria di Kabupaten Wonosobo disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Bapak Junaedi, S.K.M., M.Kes., sedangkan Dukungan Bappeda dan Desa dalam kesuksesan eliminasi tersebut disampaikan oleh Kabid Pemerintahan Sosial Budaya Bappeda Wonosobo, Bapak Haris Gunarto, S.P., M.M.., dan Kepala Desa Kaliguwo Kabupaten Wonosobo, Bapak Paijo, S.Pd. 

Pada akhir kegiatan disusun rencana tindak lanjut yang memuat peran dari masing-masing sektor dalam mendukung percepatan eliminasi malaria di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Tak lupa di sela-sela pertemuan seluruh peserta pertemuan melaksanakan senam pagi bersama sebagai salah satu upaya gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) untuk meningkatkan partisipasi dan peran serta kita semua untuk hidup sehat.