Pertemuan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Audited Tahun 2018 dan Peningkatan Kapasitas Petugas Penyusun Laporan Keuangan di Lingkungan E-1 Ditjen P2P


Pada Tanggal 23 April 2019 Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan RI, dr. Asjikin Iman Hidayat Dachlan, MHA di dampingi Kepala Bagian Keuangan dan BMN P2P, Drs. Warmo Sudrajat, M.Kes, MH, Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Dr. dr. Irene, MKM dan Kepala KKP Yogyakarta Agus Syah FH, SKM, MKM menghadiri, memberi arahan sekaligus membuka acara Pertemuan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Audited Tahun 2018 dan Peningktan Kapasitas Petugas Penyusun Laporan Keuanga di Lingkungan E-1 Ditjen P2P, yang berlangsung dari tanggal 23 – 26 April 2019 bertempat di Grand Tjokro Hotel Yogyakarta.

Acara diawali dengan sambutan dan arahan dari Sesditjen P2P, dr. Asjikin Iman Hidayat Dachlan, MHA. Dalam arahannya Sesditjen P2P menyampaikan bahwa keuangan Negara harus dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

Laporan keuangan tersebut merupakan pencerminan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan oleh seluruh satker di Kementerian/Lembaga dan merupakan sumber data laporan keuangan pemerintah yang dipertanggungjawabkan oleh Presiden. Sebelum menjadi laporan keuangan Pemerintah, laporan keuangan tersebut direviu oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah, dalam hal ini dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan dan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara adalah menyusun dan menyampaikan laporan pertanggung-jawaban keuangan pemerintah yang memenuhi prinsip-prinsip tepat waktu dan disusun dengan mengikuti Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) serta disampaikan secara berjenjang.

Sesditjen juga menyampaikan sangat mengapresiasi atas kinerja Bapak/Ibu sekalian khususnya dalam penyusunan Laporan Keuangan, sehingga pada tahun 2017 yang lalu Kementerian Kesehatan mendapatkan apresiasi atas Capaian Opini BPK WTP Paripurna (5 kali)  karena secara berturut-turut dari TA 2013 s.d 2017 telah mendapatkan opini WTP dari BPK. Dan kita berharap atas Laporan Keuangan Tahun 2018 mendapat opini WTP dari Tim BPK.

Hal tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen dari seluruh jajaran Kemenkes dalam mempertahankan opini laporan keuangan WTP yang berkelanjutan. Dalam rangka tersusunnya Laporan Keuangan Pemerintah Pusat yang andal dan akuntabel yang diselenggarakan berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai maka perlu menyusun pedoman  penerapan, penilaian, dan reviu pengendalian intern atas pelaporan keuangan pemerintah pusat.

Upaya mempertahankan opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan TA 2019 maka diperlukan Pertemuan Tindak Lanjut Peningkatan Kapasitas Petugas Penyusun Laporan Keuangan di Lingkungan E-1 Ditjen P2P.