Workshop Penyehatan Kesehatan Lingkungan Dan Gerakan Stikerisasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) di Terminal Penumpang Tipe A


Pada tanggal 2 s.d 4 Mei 2019 Direktorat Kesehatan Lingkungan menyelenggarakan Workshop Penyehatan Kesehatan Lingkungan dan Gerakan Stikerisasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) di Terminal Penumpang Tipe A. Dengan tujuan untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan kesehatan lingkungan wilayah terminal penumpang tipe A. Acara dibuka oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat Ibu dr. Kirana Pritasari, M.Q.I.H., yang sekaligus memberikan arahan untuk menghindarkan masyarakat tertular penyakit pada saat dalam perjalanan melalui terminal. Maka perlu adanya kerjasama antar UPT, Dinkes, Pengelola Terminal dan Kemenkes dalam memenuhi tugas masing masing untuk mensinergikan dalam menciptakan Terminal yang bersih, sehat, aman dan nyaman. Undang undang Nomor 22 Tahun 2009 menyebutkan bahwa terminal adalah pangkalan kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengatur kedatangan dan keberangatan, menaikkan dan menurunkan orang dan/atau barang, serta perpindahan moda angkutan. Terminal sebagai salah satu tempat berkumpul dan bertemunya banyak orang apabila tidak dikelola dengan baik akan menjadi faktor risiko terhadap penularan penyakit bagi para penggunanya.

Pengelolaan yang baik harus dilakukan pada setiap komponen termasuk pengelolaan makanan yang dilakukan di terminal tersebut. Pengelolaan TPM yang ada di lingkungan terminal harus memenuhi syarat kesehatan untuk melindungi masyarakat terhadap bahaya penyakit bawaan pangan (food borne diseases). Kegaiatan pembinaan dan pengawasan TPM merupakan tanggung jawab bersama Pemerintah, pengusaha, dan masyarakat konsumen, namun selama ini pembinaan dan pengawasan terhadap TPM tersebut belum dilakukan secara optimal, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya keracunan pangan yang bersumber dari TPM yang disebabkan pencemaran biologi dan kimia. Oleh karena itu perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan TPM di lingkungan Terminal untuk meminimalisasi faktor risiko penyakit sehingga kejadian penyakit bawaan pangan dapat dikendalikan.

Pelaksanaan Workshop Penyehatan Kesehatan Lingkungan dan Gerakan Stikerisasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) di Terminal Penumpang Tipe A dihadiri oleh 154 orang peserta dari pusat dan daerah yang terdiri dari peserta pusat 47 orang, Dinas Kesehatan Propinsi Percontohan 8 orang, Dinas  Kesehatan Propinsi 30 orang, Balai pengelolaan Transportasi Darat Wilayah dan Dinas Perhubungan Percontohan 10 orang, Balai pengelolaan Transportasi Darat Wilayah 17 orang, Labkesda di Kab/Kota 8 orang, Koordinator Satuan Pelayanan 11 orang, Dinas Kesehatan Kab/Kota 19 orang dan BBTKLPP 3 orang (Yogyakarta, Jakarta dan Surabaya). Materi yang disampaikan yaitu Kebijakan Kesehatan Lingkungan di Bidang Higiene Sanitasi Pangan (Direktur Kesling), Pengelolaan TPM di Terminal Kelas A (Direktur Prasarana Jalan), Pembinaan dan Pengawasan TPM di Terminal Kelas A (Kasubdit PP), Persyaratan Kesling TFU di Terminal (Kasubdit PUTK) dan Rencana Pelaksanaan Dekon Pembinaan dan Pengawasan TPM di Terminal A (di Propinsi Jateng, Jatim, Jabar dan DKI Jakarta).  Pelaksanaan Workshop Penyehatan Kesehatan Lingkungan dan Gerakan Stikerisasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) di Terminal Penumpang Tipe A ditutup oleh Kasubdit Penyehatan Pangan Ibu Tutut Indra Wahyuni, S.K.M., M.Kes.