Pertemuan Persiapan Peringatan Hari Malaria Provinsi Jawa Tengah


Dalam rangka persiapan peringatan hari malaria, pada tanggal 10 Mei 2019 bertempat di gedung pertemuan Balai Litbangkes Banjarnegara diadakan pertemuan koordinasi stakeholder yang terlibat dalam upaya percepatan eliminasi malaria wilayah Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan yang dibuka oleh Kepala Dinas  Provinsi Jawa Tengah ini dihadiri peserta yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo,  BBTKLPP Yogyakarta (S. Udi Utama, SKM. M.Kes), Dinkes Banjarnegara, Dinkes Provinsi Jateng, Balai Litbangkes Banjarnegara, BLK Semarang, Balkesmas Magelang, Balkesmas Ambarawa dan Konsultan WHO untuk Menoreh dan Banjarnegara. Dalam arahannya Kadinkes Provinsi Jawa Tengah  menyampaikan rasa optimisnya  di Jawa Tengah dapat mencapai eliminasi malaria pada tahun 2023. Hal ini dapat dibuktikan bahwa pada tahun 2019 ini di Jawa Tengah telah berhasil mewujudkan 2 kabupaten yang telah berhasil lulus assessment untuk mendapatkan  sertifikat eliminasi malaria. Dua kabupaten tersebut adalah Cilacap dan Kebumen yang secara terus menerus sejak tahun 2016 berhasil mempertahankan tidak ada kasus malaria indegeneus di wilayahnya.

Keberhasilan ini tentunya diharapkan dapat diikuti oleh 4 kabupaten lain yang masih berjuang untuk menuju eliminasi, yaitu Banyumas, Purbalingga, Kebumen dan Banjarnegara. Khusus kabupaten Purworejo perlu mendapatkan apresiasi atas perkembanganyan sejak akhir tahun 2018 telah berhasil menekan dan mempertahankan tidak ada kejadian malaria indegeneus. Pada kesempatan tersebut seluruh peserta juga sempat beraudensi secara langsung kepada Bupati Banjarnegara untuk mendapatkan dukungan nya dalam percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Banjarnegara, bahkan Bupati secara langsung segera menginstruksikan kepada seluruh jajaran di bawahnya untuk mengawal melalui instruksi dan kebijakan bupati agar semua SKPD mendukung gerakan percepatan eliminasi malaria sesuai tingkat dan kewenangannya masing masing  dengan memprioritaskan dukungan anggaran dan kegiatan dalam menuntaskan eliminasi malaria di Kabupaten Banjarnegara maksimal sebelum tahun 2023.