Koordinasi ke Dinkes Provinsi DIY dan BBVET Wates Dalam Penanggulangan KLB Antraks, Jumat, 24 Mei 2019


Beberapa kejadian dialami berbagai negara di dunia berkaitan penyakit menular, termasuk penyakit bersumber hewan (zoonosis). Kejadian tersebut menyebabkan kerugian besar baik dalam hal sosial-ekonomi, keamanan, serta hilangnya nyawa manusia. Tantangan di bidang kesehatan bisa mempengaruhi aspek pembangunan lain yang lebih luas, seperti keamanan dan stabilitas ekonomi.

Konsep One Health. Perlu diketahui, konsep One Health (satu kesehatan) didefinisikan sebagai suatu upaya kolaboratif dari berbagai sektor, utamanya kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global untuk mencapai kesehatan yang optimal.

Penyakit Zoonosis, atau penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Dunia telah mencatat adanya pandemi antara lain Severe acute respiratory syndrome (SARS), Flu babi (H1N1) yang disebabkan virus influenza tipe A, Ebola, Polio, Mers-COV, dan yang baru-baru ini muncul adalah virus Zika.

Beberapa penyakit menyebar dengan cepat antara lain karena kurangnya kemampuan untuk mencegah, mendeteksi, dan merespon dari sebagian besar negara, termasuk negara-negara yang terkena dampak.

Penting bekerja sama memperkuat kemampuan semua negara di dunia untuk mencegah, mendeteksi, dan merespon ancaman kesehatan masyarakat secara global, baik ancaman biologi, kimia, maupun fisik. Selain itu perlu perubahan pemikiran dalam penanganan penyakit zoonosis ini. Dengan konsep one health penanganan penyakit dilakukan melalui kolaborasi multidisiplin dan multisektor, bekerja secara holistik, bergandengan tangan menuju tujuan yang sama dan tindakan yang diperlukan untuk diimplementasikan di masyarakat.

Pengendalian penyakit zoonosis dan antimicrobial resistance (AMR) memerlukan kolaborasi multisektor, tidak hanya terbatas pada kesehatan dan pertanian, tetapi juga dengan kehutanan, lingkungan dan pendidikan. Mulai dari pengawasan terintegrasi pada manusia dan hewan untuk mengatasi kejadian Avian Influenza, Rabies, dan kasus atau wabah Anthrax; penyelidikan epidemiologi wabah pada manusia dan epidemi pada hewan yang terintegrasi; pelatihan terintegrasi untuk sumber daya kesehatan dan pertanian tentang manajemen kasus gigitan hewan dan pengawasannya. Hal-hal tersebut adalah contoh dari apa yang dapat dilakukan oleh setiap negara untuk menangani kasus penyakit zoonosis.

Seperti halnya pengalaman banyak negara berkembang, penyakit zoonosis masih menjadi masalah kesehatan penting di Indonesia, menjadi dilema bagi sektor kesehatan manusia dan hewan. Bagaimanapun juga, morbiditas dan mortalitas pada manusia yang disebabkan penyakit zoonosis tertentu, seperti Avian Influenza (AI) atau lebih dikenal dengan sebutan Flu Burung juga penyakit Leptospirosis cenderung menurun selama dekade terakhir.

Pemerintah Indonesia didukung oleh masyarakat telah berupaya intensif untuk mencegah dan mengendalikan penyakit zoonosis pada manusia dan hewan sejak lebih dari 5 dekade yang lalu.