Temu Nasional Pemangku Kepentingan Bidang Akreditasi Dalam Rangka Peringatan Hari Akreditasi Dunia


Pada tanggal 25 Juni 2019, BBTKLPP Yogyakarta mengikuti acara Temu Nasional Pemangku Kepentingan Bidang Akreditasi yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN) di Auditorium Utama BPPT II Jl. M.H. Thamrin, Jakarta. Pertemuan dihadiri oleh 1.200 peserta yang terdiri dari asesor, anggota konsil, lembaga sertifikasi, lembaga inspeksi, mitra dan LPK dari seluruh Indonesia. Adapun peserta dari BBTKLPP Yogyakarta dengan menugaskan staf Bidang Pengembangan Teknologi dan Laboratorium, Dina Juli Retnaningsih.

Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Akreditasi Dunia yang diperingati di seluruh dunia setiap tanggal 9 Juni. Tema pertemuan yaitu “Nilai Tambah Akreditasi pada Rantai Pasok” yang diselaraskan dengan tema Hari Akreditasi Dunia.

Acara dimulai dengan pertunjukan Tari Pasambahan yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta, dilanjutkan Selayang Pandang Akreditasi dan Beberapa Perkembangan Akreditasi oleh Kepala BSN (Prof. Dr. Bambang Prasetya) dan Perkembangan KAN oleh Sekjen KAN (Drs. Kukuh S. Achmad, MSc). Dalam sambutannya Kepala BSN menyampaikan saat ini lembaga sertifikat halal di Indonesia sudah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN),  dengan adanya pengakuan ini, kegiatan ekspor ke Uni Emirat Arab dalam konteks pengakuan sertifikat halal menjadi lancar. Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat akreditasi kepada mitra / instansi dan penandatanganan perjanjian kerjasama antara BSN dan KAN dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Peringatan Hari Akreditasi Dunia 2019 resmi dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Mohamad Nasir menyebutkan pentingnya akreditasi. Menurut Menteri Mohamad Nasir, akreditasi memiliki peran yang sangat penting dalam rantai pasok. Jaminan kesesuaian dengan standar / kualitas adalah hal yang mutlak dalam upaya meningkatkan daya saing produk. Mutu dan efisiensi merupakan kata kunci dalam daya saing global. BSN dan KAN selalu berupaya mempersiapkan infrastruktur mutu agar dapat memfasilitasi perdagangan barang atau jasa ke negara mitra.

Dalam pertemuan ini terdapat 2 (dua) diskusi panel yang terdiri dari 2 (dua) materi yaitu: Pentingnya Akreditasi Dalam Mendukung Pemenuhan Regulasi Rantai Pasok Dalam Negeri (dengan pembicara dari Kementerian Kominfo, Kementerian PU-PR, Kementerian Perdagangan) dan Peran Lembaga Penilaian Kesesuaian Dalam Memfasilitasi Ekspor Indonesia Melalui Pemenuhan Persyaratan Rantai Pasok Global (oleh: Direktur PT. Mutu Agung Lestari, Direktur PT. Sucofindo, Direktur PT. TUV Rheinland Indonesia).

Pertemuan ditutup oleh Sekjen KAN, Drs. Kukuh S. Achmad, MSc dengan mengharapkan semoga acara ini bisa membawa banyak manfaat khususnya bagi penyelenggaraan perkembangan akreditasi dapat memberikan nilai tambah pada rantai pasok sehingga menjadikan produk dan jasa Indonesia semakin berdaya saing global.