Konsolidasi Budaya Kerja Pegawai Ditjen P2P di Kopeng, Salatiga


Konsolidasi Budaya Kerja Pegawai Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kementerian Kesehatan RI, dilaksanakan pada tanggal 4-6 Juli 2019 di Kopeng Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari ini dihadiri oleh para pejabat struktural dan pegawai di lingkungan Ditjen P2P, terdiri dari Sekretariat, Direktorat P2PML, Direktorat P2PTM, Direktorat Surkakes, Direktorat P2PTVZ dan Direktorat P2MKJN dan Kepala UPT (KKP dan B/BTKL PP Se Indonesia)

BBTKL PP Yogyakarta dihadiri langsung oleh Kepala BBTKL PP Yogyakarta DR. Dr.  Irene, MKM bersama Kepala Bagian Tata Usaha, Dian Trikoriati, ST, SKM, MPH dan Kasubag Prolap Dhelina Auza Utami, S.Si, Apt.

Kegiatan yang mengambil tema “Kebersamaan Guna Meningkatkan Kompetensi Apratur Sipil Negara (ASN) Dalam Menyambut Era Revolusi Industri 4.0” ini merupakan suatu forum yang sangat berharga, dimana para peserta bersama-sama saling berinteraksi mengikuti aktifitas-aktifitas yang diadakan sehingga akan meningkatkan keakraban dan kerjasamanya.

Acara pembukaan dilaksanakan di Hotel Laras Asri pada hari Kamis, 4 Juli 2019, diawali dengan penyampaian laporan kegiatan Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian, drg.Resi Arisandi, MHKes dan dilanjutkan dengan Pembukaan oleh oleh Sekretaris Ditjen P2P, dr. Asjikin Iman Hidayat Dachlan, MHA yang membacakan sambutan Dirjen P2P , dr. Anung Sugihantono, M.Kes.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa Sumber daya manusia mempunyai peran strategis dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Upaya pemberdayaan sumber daya manusia melalui peningkatan kemampuan dalam bentuk proses dan hasil kerja merupakan hal yang perlu dilakukan. Dalam rangka meningkatkan kinerja seseorang khususnya yang terkait dengan  perilaku, dirasa perlu tersedianya suatu program pelatihan yang terpadu, sistematik dan tepat yang dapat diimplementasikan secara bersama-sama. Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melalui program peningkatan manajemen SDM (Capacity Building).

Selain itu, kata beliau bentuk dari Capacity Building ini merupakan suatu acara yang diadakan baik dalam ruangan maupun di alam terbuka yang mana di dalam acara tersebut para peserta akan dilatih fisik, mental dan disiplin untuk dapat menghadapi berbagai rintangan dan dilatih untuk mencari solusinya serta dilatih agar bisa bekerjasama dengan team (team work).

Adapun rintangan-rintangan itu sebenarnya adalah merupakan suatu latihan untuk dapat mengantisipasi berbagai persoalan-persoalan di dalam lingkungan kerja, jadi pada intinya kita dilatih untuk dapat mencari jalan keluar apabila diri kita mengalami berbagai persoalan, ujarnya.

Di dalam acara capacity building ini kita lebih difokuskan untuk bisa membentuk Budaya Kerja yang baik dan positif, sehingga dapat bekerjasama di dalam team dan memupuk rasa solidaritas yang tinggi sesama peserta dan aplikasinya di dalam pekerjaan, agar ada toleransi di antara masing-masing unit kerja terkait dan tidak mementingkan diri sendiri (Super man to be super team), terutama dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.

Capacity Building akan membentuk suatu pribadi yang mandiri, tegar, rasa solidaritas yang tinggi sesama teman dan kerjasama teman yang baik maka suatu target akan lebih mudah tercapai apabila dilakukan secara kompak, bersama dan terarah, sehingga dengan kebersamaan akan mendapatkan sesuatu yang terbaik  (Together to be better) yang dibacakan ada pembukaan kegiatan di Hotel Laras Asri, Kamis malam (4/7).

Selanjutnya dilakukan pemberian materi tentang team building, self development, conceptual thinking, effective leadership dan strategic decision making yang disampaikan oleh narasumber Dr. dr. Fidiansjah, Sp.KJ., MPH.

Akhirnya dikesempatannya, Dirjen P2P, dr. Anung sugihantono, M.Kes saat hadir pada Hari ke-2 kegiatan tersebut yang dilaksanakan di D’Emmerick, pada 5 Juli 2019, menekankan bahwa kegiatan ini entah itu namanya capacity building atau apapun namun yang terpenting dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah Kebersamaan dan Kekompakan untuk membentuk tim yang Solid sebagai Keluarga Besar Ditjen P2P Kemenkes RI.