Sosialisasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)


APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau fire extinguisher adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api atau menanggulangi kebakaran kecil. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada umumnya berbentuk tabung yang diisikan dengan bahan pemadam api yang bertekanan tinggi. Dalam hal Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), APAR merupakan peralatan wajib yang harus dilengkapi oleh setiap Instansi dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan pekerja dan asset kantor. Semua karyawan/pegawai harus bisa menggunakan APAR.

Pada tanggal 12 Juli 2019 diadakan sosialisasi penggunaan APAR untuk seluruh pegawai BBTKLPP Yogyakarta. Praktek bertempat di halaman depan kantor yang dipandu oleh petugas dari PT. Pati Geni.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Bagian Tata Usaha, Dian Trikoriati, S.T., S.K.M., M.P.H. Diharapkan semua pegawai dapat mengikuti sosialisasi ini agar benar-benar paham cara menanggulangi kebakaran menggunakan APAR.

Sebelum dilakukan praktek terlebih dahulu disampaikan hal-hal penting terkait bencana khususnya kebakaran. Pada suatu kantor harus ada jalur evakuasi, titik kumpul yang dilengkapi dengan plang, dan alat-alat safety. Sosialisasi dan simulasi juga penting untuk dilaksanakan agar semua pegawai familiar menghadapi bahaya kebakaran baik di kantor maupun di rumah.

Kebakaran dapat terjadi salah satunya karena ledakan gas elpiji akibat kebocoran gas, sehingga sangat perlu melakukan pengecekan sebelum menggunakan gas. Caranya dengan memberi air pada ujungnya, jika ada gelembung berarti terjadi kebocoran. Selain itu dilakukan pengecekan selang dengan cara diberi busa sabun kalau ada retakan akan timbul gelembung yang menandakan adanya kerusakan selang.

Setelah diberikan teori, dilanjutkan dengan praktek memadamkan kebakaran karena kebocoran gas elpiji  dengan cara memutuskan sumber api, yaitu dengan menutup lubang elpiji dengan jari atau bisa juga dengan cara membawa elpiji keluar ruangan dan  melepas regulator. 

Kebakaran dapat dipadamkan dengan cara menutup sumber api menggunakan karung goni basah. Cara menutup sumber api dengan memperhatikan arah angin. Karung goni basah ditutupkan sesuai dengan arah angin. Setelah sumber api tertutup semua, tepuk-tepuk karung goni, jika keluar asap putih berarti api telah padam. Ambil karung goni tetap dengan posisi melindungi badan kita.

Kebakaran dapat pula ditanggulangi dengan menggunakan APAR. Cara mengambil APAR dengan memanggul di salah satu  bahu dan memegang dengan satu tangan, sedangkan tangan yang lain untuk memegang kait. Letakkan APAR, tarik kait pengunci dengan satu tangan, tangan yang lain menahan tabung. Angkat tabung arahkan dan semprotkan searah dengan arah angin ke arah titik api sampai api padam semua.

Acara ditutup dengan praktek oleh perwakilan pegawai. Semoga  sosialisasi penggunaan APAR bermanfaat. Untuk ke depan mungkin akan dilakukan simulasi kebakaran.