Konsultasi Teknis Pengembangan TTG di Pusat Teknologi Lingkungan BPPT dan Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) Jakarta


Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BBTKLPP Yogyakarta pada pengembangan teknologi tepat guna dan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui teknologi tepat guna, maka BBTKLPP Yogyakarta melaksanakan konsultasi teknis ke Pusat Teknologi Lingkungan BPPT dan Balai Besar Kimia dan Kemasan yang dilaksanakan pada tanggal 8-9 Agustus 2019.

Konsultasi ke Pusat Teknologi Lingkungan BPPT bertujuan untuk konsultasi teknis terkait uji desain dan kendala yang dihadapi dalam pengembangan teknologi tepat guna di BBTKLPP Yogyakarta. Pada kunjungan ini tim BBTKLPP Yogyakarta ditemui oleh beberapa peneliti yaitu Bapak Wahyu Widayat (Peneliti di bidang pengolahan air dan limbah), Bapak Sri Wahyonno dan Bapak Firman (Peneliti di bidang pengolahan sampah) dan Ibu Amita Indah Sitomurni (Perekayasa di Bidang Kimia). Lokasi kantor BPPT berpusat di Jl. M.H. Thamrin No.8, RT.10/RW.10, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, sedangkan untuk kunjungan lapangan dilakukan di kantor Pusat Teknologi Lingkungan BPPT yang terletak di Gedung Geostech Puspiptek Serpong.

Pada tahun 2019, BBTKLPP Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengolahan air untuk Fe dan Mn tinggi dan air payau, konsultasi ini difokuskan terkait pengolahan tersebut, apakah desain yang dibuat sudah sesuai atau masih memerlukan penyempurnaan serta bagaimana solusi dari kendala-kendala yang dihadapi.

Disampaikan oleh Bapak Wahyu Widayat, beberapa pengolahan air yang sudah dikembangkan oleh Pusat Teknologi Lingkungan BPPT diantaranya: Pengolahan Fe dan Mn, Pengolahan Air Payau, Pengolahan Air Gambut, Pengolahan Air Kesadahan tinggi, Pengolahan air terintegrasi dengan pengolahan limbah. Pengolahan yang sudah dilaksanakan ada skala nasional dan internasional.

Selain itu, pada tahun 2020, BBTKLPP  direncanakan akan mengembangkan teknologi tepat guna pengolahan sampah domestik dengan konsep recylce, reduce dan reuse sehingga diperlukan informasi ke institusi lain yang sudah pernah mengembangkan seperti di Pusat Teknologi Lingkungan BPPT ini. Untuk aplikasi pengolahan sampah di kantor Pusat Teknologi Lingkungan BPPT sendiri sudah dilaksanakan dengan dibuat menjadi kompos. Pengolahan sampah pada umunya dapat diolah menjadi  biogas dan dibuat kompos. Kemudian sampah plastik dan kertas dapat dikumpulkan di bank sampah untuk dimanfaatkan menjadi produk lain.

Konsultasi teknis ini dilanjutkan ke Balai Besar Kimia dan Kemasan, Kementerian Perindustrian untuk mengetahui tentang kualitas produk bahan alami sehingga tahu cara penyimpanan, penentuan masa kadaluarsa dan bagaimana penentuan terhadap bahan aktif yang terkandung dalam bahan alami tersebut.

Pada konsultasi teknis ini, tim BBTKLPP Yogyakarta ditemui oleh Kepala Seksi Alih Teknologi dan Inkubasi (Ibu Nur Hidayati) dan staf. Dijelaskan bahwa Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Perindustrian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI). BBKK mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penelitian, pengembangan, kerjasama, standardisasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi, dan pengembangan kompetensi industri kimia dan kemasan sesuai kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri.

Adapun beberapa penelitian dan alih teknologi yang sudah dilakukan oleh Balai Besar Kimia dan Kemasan antara lain: Penelitian tentang pewarna alami makanan yang berasal dari ubi ungu, daun suji dan kayu secang dan alat perangkap nyamuk dengan memanfaatkan limbah tambang PT. Timah yaitu TiO2, bahan ini dapat menghasilkan aroma seperti aroma tubuh manusia sehingga dapat menarik nyamuk.

Diharapkan konsultasi teknis ini dapat meningkatkan wawasan personil di BBTKLPP Yogyakarta dan dapat mengembangkan teknologi tepat guna yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.