Diseminasi Informasi Hasil Kegiatan Surveilans Faktor Risiko Penyakit di Lingkungan Asrama Haji Tahun 2019


Pada tanggal 20 Agustus 2019 dilaksanakan Diseminasi Informasi Hasil Kegiatan Surveilans Faktor Risiko Penyakit di Lingkungan Asrama Haji tahun 2019.  Bertempat di ruang pertemuan VIP Gedung Madinah Lantai 1 Asrama Donohudan, Boyolali.  Dihadiri 12 tamu undangan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Puskesmas Kecamatan Ngemplak, KKP Semarang, Penyedia Katering Al Hikmah selaku penyedia catering selama embarkasi/ debarkasi haji 1440 H tahun 2019 dan Pengelola asrama Donohudan.

Yang pertama sambutan dari  Kepala Bidang BPKD Unit Pengelolaan Asrama Donohudan Bapak Bambang Sumanto, S.H., M.M yang menyampaikan bahwa mulai tahun 2019 asrama haji Donohudan dengan SOTK baru menjadi Asrama Donohudan yang direncanakan digunakan untuk banyak kegiatan tidak hanya pelayanan haji saja dengan target PAD 5,3 M per tahun.  Diharapkan dari kegiatan yang dilakukan dapat menjadi masukan karena tahun 2020 akan disusun DED pembangunan gedung dan dibangun tahun 2021. Ucapan terimakasih atas pemberian alat Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berupa alat sterilisasi alat makan dan ruang.  Untuk Alat makan diletakkan di ruang makan gedung Makkah lt 2, sedangkan alat strerilisasi udara ruang di operasikan di ruang inap calon  jamah haji gedung Makkah lt 2 asrama donohudan,  semoga ke depan bisa terjalin kerjasama yang lebih baik lagi dalam upaya mengantisipasi faktor risiko penyakit bagi calon jamaah haji.
Yang ke dua dari Kepala Seksi KKO Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Boyolali melaksanakan IKL asrama dan jasa boga serta sosialisasi bagi 60 orang penjamah makanan di luar asrama.

Kemudian yang ketiga oleh Kepala Seksi Lingkungan Fisik dan Kimia mewakili Kepala BBTKLPP Yogyakarta sekaligus membuka acara Bapak Tri Setyo Winaryanto, S.T., M.Sc menyampaikan permohonan maaf ibu kepala Balai masih dalam perjalanan ke Donohudan karena mendampingi ibu menteri pada kunjungan ke DIY hari ini.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan hasil kegiatan disampaikan oleh ketua tim  Bapak Suharsa, S.ST, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.  Disepakati bahwa Kegiatan yang dilakukan BBTKLPP Yogyakarta ini bukanlah penelitian melainkan surveilans atau pemantauan yang hasilnya menjadi masukan dan ditindaklanjuti dengan perbaikan.  Apabila dalam pelaksanaan tahun ini ada yang terlewatkan akan dilakukan perbaikan di tahun yang akan datang untuk kelengkapan dan perbaikan data. Untuk perbaikan pelayanan Asrama Donohudan perlu dilakukan optimalisasi IPAL, saat ini IPAL sudah cukup efektif menurunkan kadar pencemar pada limbah cair yang dihasilkan, namun belum sampai memenuhi Nilai Ambang Batas yang dipersyaratkan.

Pada pertemuan ini kepala BBTKLPP Yogyakarta Dr. dr Irene, M.K.M memberikan  kesimpulan dan rekomendasi dari  hasil kegiatan, sekaligus   menutup pertemuan dengan menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik.  Hasil kegiatan yang ada hendaknya menjadi masukan perbaikan di masa yang akan datang demi meningkatkan pelayanan bagi calon jamaah haji di Donohudan.