Diseminasi Hasil Kajian Faktor Risiko Flu Burung di Kabupaten Bantul Tahun 2019


Pertemuan Diseminasi Hasil Kajian Faktor Risiko Flu Burung di Kabupaten Bantul Tahun 2019 dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2019 di RM Parangtritis, Gabusan, Bantul. Pertemuan ini dihadiri oleh 70 orang dari Direktorat P2PTVZ Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan D.I. Yogyakarta, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan D.I. Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Dinas Peternakan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Balai Besar Veteriner Wates, 10 Puskesmas di wilayah Kabupaten Bantul, enam Puskeswan di wilayah Kabupaten Bantul, tujuh Kecamatan yang menjadi lokasi kegiatan, delapan Desa yang menjadi lokasi kegiatan, 12 peternakan yang disurvei, dan BBTKLPP Yogyakarta.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Bapak Joko Waluyo, S.Pt., M.Si. Selanjutnya disampaikan materi pertama tentang Kebijakan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Zoonosis (Flu Burung) oleh Direktur P2PTVZ Ditjen P2P Kemenkes RI, Ibu Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Joko Waluyo, S.Pt., M.Si. dengan judul Strategi Pengendalian Flu Burung di Kabupaten Bantul. Kemudian dilanjutkan dengan paparan hasil Kajian Faktor Risiko Flu Burung di Kabupaten Bantul Tahun 2019 oleh Kepala Seksi Lingkungan Biologi, Ibu dr. Yohanna Gita Chandra, M.S.

Diakhir acara, Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Ibu Dr. dr. Irene, M.K.M. menyampaikan materi ketiga tentang Penggulangan Flu Burung pada Manusia sekaligus memberikan kesimpulan dan menutup acara pertemuan.

Hasil kajian menunjukkan bahwa dari 47 spesimen yang diambil di 12 peternakan yang disurvei, terdapat 13 spesimen di enam peternakan yang positif Influenza tipe A dengan tiga spesimen di satu peternakan diantaranya yang  positif H5N1.

Pada setiap sesi materi ataupun paparan dilakukan diskusi dan tanya jawab. Beberapa hal yang disampaikan pada sesi diskusi yaitu kebutuhan peternak akan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat terutama cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar, adanya program vaksinasi dan desinfeksi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan D.I.Y. dan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul yang dapat dimanfaatkan oleh peternak, Puskeswan siap memberikan edukasi tentang pelaksanaan vaksin dan desinfeksi, serta Dinkes dan Puskesmas berharap jejaring pengendalian flu burung tetap terjalin.