Narasumber Dalam Penyuluhan Kesehatan dan Skrining Penyakit dalam Pengenalan Rumah Sakit Tanpa Dinding di Ponpes Salaf Api Kabupaten Purworejo


Atas undangan dari Balkesmas Magelang, BBTKLPP Yogyakarta memberikan penyuluhan pada santri di Ponpes Salaf API Purworejo. Kegiatan penyuluhan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan melalui kegiatan UKBM di Pesantren sebagai wujud pengendalian penyakit menular dan tidak menular. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan tanggal 27 Agustus 2019 bertempat di masjid Ponpes Salaf API Winong Purworejo.  Peserta penyuluhan adalah para santri yang mondok di Ponpes Salaf API Winong Purworejo. Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Tim dari Dinkes Purworejo yang dipimpin Kabid P2 dr. Darus, tim dari Balkesmas Magelang yang dipimpin kasie pelayanan, dr. Whidy, tim Puskesmas Winong yang dipimpin Kapus dr. Susi, Camat Kemiri, Kepala Desa Winong dan perwakilan dari Kemenag setempat.

Pada kesempatan tersebut, BBTKLPP Yogyakarta yang diwakili oleh Kasie Advokasi dan KLB, Dien Arsanti, SKM., M.Env., menyampaikan mengenai penyakit Hepatitis. Dalam paparannya disampaikan bahwa penyebab Hepatitis bermacam-macam ada yang disebabkan virus, bakteri, parasite maupun selain mikroorganisme seperti kebiasaan minum-minuman keras, konsumsi obat-obatan tertentu, dll. Selanjutnya paparan lebih difokuskan pada penyakit Hepatitis yang disebabkan oleh Virus dimana ada lima type virus yang umum menyebabkan Hepatitis yaitu Virus Type A, B, C, D dan E. dari lima type virus tersebut dikelompokkan menjadi dua berdasarkan cara penularannya yaitu type virus yang ditularkan melalui cairan tubuh terdiri dari Type B, C dan D dan Type virus yang ditularkan secara fecal-oral yaitu virus Type A dan E. lebih lanjut disampaikan mengenai bahaya dari infeksi virus berdasarkan Type, gejala dan pengobatan serta pencegahannya.

Peserta antusias dengan materi yang disampaikan, karena beberapa faktor risiko Hepatitis tanpa mereka sadari telah dilakukan sehari-hari seperti kondisi sanitasi terkait perilaku BAB dan penyediaan air bersih dan air minum dan bagaimana menjaga personal hygiene. Sebagai penutup, disampaikan oleh pemateri bahwa harus diupayakan untuk memperbaiki beberapa kondisi sanitasi dan merubah perilaku yang berisiko menjadi faktor terjadinya penularan Hepatitis di tempat khusus. Pada kesempatan tersebut, DKK Purworejo, Puskesmas Winong dan Balkesmas Magelang melakukan screening HepA pada santri Ponpes Salaf API dan melakukan peninjauan sarana sanitasi di Ponpes tersebut serta melakukan silaturahmi dengan pimpinan Ponpes Salaf Api Winong Purworejo.