Pertemuan Penataan dan Pembinaan Pegawai di Lingkungan Ditjen P2P


Pada tanggal 8-11 Oktober 2019 dilaksanakan Pertemuan penataan dan pembinaan pegawai di lingkungan DITJEN P2P dengan tema penataan pegawai dalam rangka membangun talent pool yang diselenggarakan di hotel grand savero Bogor. Acara dibuka oleh Dirjen P2P Bapak dr. Anung Sugihantoro, M.Kes yang dalam sambutannya menyampaikan point penting antara lain bahwa:

  1. Rekruitmen pegawai harus dengan system yang bagus dan benar agar mendapatkan  CPNS yang berkualitas sehingga dapat diajak bekerja secara cepat
  2. Dapat membangun kultur kerja yang benar. Kinerja institusi menghasilkan output yang terukur.
  3. Penghargaan pemerintah terhadap ASN mempunyai ukuran yang jelas berdasarkan indicator kinerja
  4. Pengembangan kompetensi ASN sesuai dengan bidang tugas dan kebutuhan institusi

Materi yang disampaikan dalam pertemuan antara lain:

  1. Kebijakan Pengelolaan Urusan Kepegawaian di Lingkungan Kementerian Kesehatan  oleh Kepala Biro Kepegawaian Kemenkes RI
  2. Penataan Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur oleh Asisten Deputi III Kemenpan RB
  3. Pengembangan Pegawai di Lingkungan Kementerian Kesehatan oleh Kabag Pengembangan Pegawai Biro Kepegawaian Kemenkes RI
  4. Pengelolaan Mutasi dan Penilaian Kinerja Pegawai Kabag Mutasi dan Penilaian Kinerja Pegawai Biro Kepegawaian Kemenkes RI
  5. Pengelolaan Penegakan Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai Kabag Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai Biro Kepegawaian Kemenkes RI
  6. Evaluasi Formasi Inpassing oleh Kabag Pengadaan Pegawai Biro Kepegawaian Kemenkes RI

Disamping disampaikan materi tentang kepegawaian juga dilakukan Desk Pemutakhiran Data dan Desk Evaluasi Formasi Inpassing oleh tim desk yang terdiri dari kepegawaian P2P dan Biro Kepegawaian kementerian kesehatan RI.

Pada acara penutupan disampaikan bahwa urusan kepegawaian merupakan kemaslahatan dan hajat hidup orang banyak sehingga acara kepegawaian yang diselenggarakan  merupakan ajang sharing pengalaman dan informasi sehingga ke depan penataan dan pembinaan kepegawaian menjadi lebih baik.