Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI Terkait Kejadian Antraks Di Kabupaten Gunung Kidul Tahun 2020


Sehubungan adanya kejadian antraks di Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta pada pertengahan bulan Desember 2019 hingga awal bulan Januari 2020 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi IV melakukan kunjungan Kerja Spesifik untuk melihat dan meninjau secara langsung kondisi wabah antraks khususnya pada hewan ternak.  Kunjungan komisi IV yang dipimpin oleh Ketua Komisi Bapak  Sudin, SE ini diikuti oleh sebanyak 19 anggota dari 8 Fraksi dan 3 orang dari sekretariat Komisi. Dalam kunjungan kerja tersebut Komisi IV beserta rombongan diterima langsung di rumah Dinas Bupati oleh Bupati Kabupaten Gunung Kidul beserta jajaran OPD terkait. Pada kesempatan tersebut telah dipaparkan terkait situasi terakhir dan upaya pengendalian antraks pada hewan dan manusia yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Kidul.

Seusai paparan acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Wakil Komisi IV DPR RI G. Budisatrio Djiwandono. Dalam sesi diskusi dan tanya jawab tersebut Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, sesuai fungsinya dalam pengawasan program pemerintah, berupaya  untuk mencarikan solusi terkait dengan permasalahan yang ada di lapangan. Permasalah mendesak yang didorong dan telah disetujui dan memungkinkan bisa difasilitasi oleh Kementerian terkait disampaikan oleh Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian sebagai ketua rombongan Kementan, dan Fadjar Sumping Tjatur Rasa, Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) adalah permintaaan Rumah Potong Hewan yang belum ada di Kabupaten Gunung Kidul serta bantuan ternak bagi masyarakat yang ternaknya mati.

Pada kesempatan terakhir Komisi IV DPR RI juga memberikan kesempatan kepada Kementrian Kesehatan yang diwakili oleh Kepala BBTKLPP Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut Dr.dr. Irene MKM melaporkan bahwa Kementerian Kesehatan telah bersama-sama dengan Pemerintah Daerah untuk mengatasi masalah antraks di Gunung Kidul sejak mengetahui adanya informasi antaraks di Kabupaten Gunung Kidul,  bahkan beberapa waktu sebelumnya Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (dr. Anung Sugihantoro, M.Kes) sudah bertemu secara langsung dengan Bupati Gunung Kidul untuk memberikan masukkan terkait langkah pengendalian yang akan dilakukan.  Dalam upaya pengendalian antraks tersebut disampaikan tiga upaya kunci yang harus dilakukan dalam pengendalian antraks yaitu terkait penanganan pada manusia, hewan dan lingkungannya. BBTKLPP Yogyakarta bersama dengan BBVeteriner Wates telah memetakan factor risiko di lingkungan dengan melakukan pemetaan potensi antraks di lingkungan dan telah melakukan upaya peningkatan Kapasitas SDM sebanyak 200 petugas terkait dengan penanganan Antraks baik pada manuasi maupun hewannya, dalam ikut berkontribusi bersama instansi terkait lainnya dalam konsep one health untuk penanganan ketiga permasalahan tersebut secara bersama-sama.

Mengakhiri diskusi, Bupati Gunung Kidul sangat berharap komunikasi dengan DPR RI akan selalu bisa dibina sehingga segala permasalahan yang ada di Kabupaten Gunung Kidul akan selalu mendapatkan perhatian serta berharap bahwa kasus antraks di Kabupaten Gunung Kidul tidak memberikan dampak perekonomian bagi Kabupaten Gunung Kidul terutama di sektor pariwisata. Kegiatan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI juga dapat dilihat pada link  ini