Peninjauan Dan Finalisasi Penyerahan Aset Pemda DIY


Menindaklanjuti rencana penyerahan kembali asset Pemda DIY yang digunakan BBTKLPP Yogyakarta, pada hari Kamis tanggal 23 Januari 2020 dilaksanakan pertemuan yang dihadiri Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Kesehatan RI, Kepala Bagian  Keuangan dan BMN Direktorat Jenderal P2P, KPKNL, BPKA DIY, LANAL Yogyakarta, dan BBTKLPP Yogyakarta.

Kepala BBTKLPP Yogyakarta Dr. dr. Irene, M.K.M menyampaikan bahwa status pinjam pakai oleh BBTKLPP Yogyakarta adalah asset tanah dan bangunan PEMDA DIY yang dalam perjalanannya telah dilakukan beberapa renovasi sesuai dengan kebutuhan tupoksi BBTKLPP Yogyakarta.  Dalam proses pengembalian asset tanah dan bangunan diikuti proses hibah untuk penyerahan Asset Tetap Renovasi (ATR) serta asset tetap yang melekat berupa AC di ruangan.

Dalam pertemuan ini Kabiro Keuangan dan BMN Kementerian Kesehatan RI Bapak Drs. Setyo Budi Hartono, M.M. menyampaikan arahan bahwa pada prinsipnya Kementerian Kesehatan akan menyerahkan asset yang statusnya pinjam dari Pemda. Proses dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sehingga dapat terselesaikan secara clear dan clean agar  tidak ada tuntutan apapun di kemudian hari.

Bapak Eko Priyanto, S.H.  dari Badan Pendapatan Keuangan dan Aset (BPKA)  DIY  menyampaikan bahwa PEMDA  akan mengikuti perjanjian yang ada,   untuk penyerahan kembali pinjaman dan penyerahan hibah perlu berita acara yang melibatkan beberapa pihak.

Bapak Wahyu Rinaryadi dari KPKNL menyampaikan bahwa proses hibah untuk mempermudah mekanisme pengalihan asset.  Proses di KPKNL cepat hanya beberapa hari karena ada pendelegasian kewenangan, yang penting bagi KPKNL adalah ada kesepakatan dari kedua belah pihak.

Dalam pertemuan ini disepakati jadwal pelaksanan proses penyerahan asset dengan tahapan yang akan ditindaklanjuti bersama dan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, juga disepakati beberapa hal berikut : Akan diserahkan kembali asset tanah dan bangunan beserta ATR dan asset tetap dari BBTKLPP Yogyakarta kepada Pemda DIY; Proses pelaksanaan secara teknis dilaksanakan mengikuti proses administrasi selesai; Tanggal administrasi terkait pinjam pakai setelah BAST hibah ditandatangani para pihak; Mulai tanggal 3 Februari 2020 BBTKLPP Yogyakarta sudah tidak menggunakan lagi Gedung Pemda kecuali ruang arsip dan Musholla lantai 2 dan melakukan pemagaran permanen (bagian belakang) dan non permanen (bagian depan); Dalam persiapan pemanfaatan Gedung oleh Lanal, perlu disiapkan sumur untuk pemenuhan air dan pemenuhan kebutuhan listrik; Pembayaran listrik terakhir oleh BBTKLPP Yogyakarta tanggal 20 Februari 2020; Mulai tanggal ditandatanganinya BAST Hibah terkait aset Lanal berkomunikasi dengan Pemda DIY c.q. BPKA DIY.