Pertemuan Monitoring Dan Evaluasi Program Malaria Tahun 2019 Dan Perencanaan Program Tahun 2020


Pencegahan dan Pengendalian Malaria merupakan salah satu program prioritas nasional - Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen. P2P) Kementerian Kesehatan RI. Dalam rangka mencapai tujuan nasional program P2 Malaria, yakni tercapainya eliminasi malaria di seluruh provinsi/pulau di akhir tahun 2030 maka secara nasional telah dilaksanakan program P2 Malaria tahunan, terutama bagi kabupaten/kota endemis. Anggaran pembiayaan pogram P2 Malaria di pusat (unit utama) dan daerah (Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota) antara lain bersumber dana Global Fund (GF) Komponen Malaria yang ada di Subdit. Malaria.

Dengan berakhirnya tahun anggaran 2019 dan memasuki tahun anggaran 2020 maka Subdit. Malaria Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (Dit. P2PTVZ) telah menyelenggarakan pertemuan pada tanggal 15 – 18 Januari 2020 yang bertajuk “Monitoring dan Evaluasi Program Malaria Tahun 2019 dan Perencanaan Program tahun 2020”. Tujuan pertemuan tersebut terutama adalah: (1) untuk mengevaluasi capaian dan permasalahan dalam pelaksanaan program P2 Malaria tahun 2019, yang berguna sebagai bahan pembelajaran dalam pelaksanaan kegiatan di tahun mendatang, dan (2) koordinasi dan sinkronisasi program P2 Malaria tahun 2020 antara pusat dan daerah, terutama untuk penguatan dan percepatan pelaksanaannya di daerah.

Pada acara pembukaan, Bapak Dirjen. P2P (dr. Anung Sugihantono, M.Kes) berkesempatan membuka pertemuan secara resmi dan memberikan arahan. Pertemuan diikuti oleh perwakilan dari 34 Dinas Kesehatan Provinsi, masing-masing dengan 5 perwakilan, terdiri dari Kepala Bidang/Kepala Seksi, PPO, Pengelola Program Malaria, Bagian Keuangan dan administrator, ditambah dengan perwakilan dari 10 B/BTKLPP se Indonesia yang masing-masing diwakili oleh Kepala Bidang Surveilans Epidemiologi (Kabid. SE). Terkecuali dari BBTKLPP Yogyakarta, selain Kepala Balai (Dr. dr. Irene, MKM), perwakilan pesertanya berjumlah tiga orang, terdiri dari Kabid. SE (Sayekti Udi Utama, SKM, M.Kes), fungsional Epidemiolog (dr. Nur Subagyo, MPH) dan Entomolog Kesehatan (Dr. Andiyatu, SKM, M.Si). Peserta lainnya berasal dari instansi terkait, yakni Puslitbang. Biomedis dan TDK, Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat, Balitbang (BBPPVRP) Salatiga, Balitbang Papua, dan KKP Kelas IV Yogyakarta.

Selama pertemuan berlangsung, telah dilaksanakan paparan materi dan diskusi dari materi narasumber pusat dan daerah. Materi pokok yang disampaikan, antara lain: (1) Update Kebijakan dan Evaluasi Capaian Program Diterktorat P2PTVZ (Direktur P2PTVZ), (2) Update Kebijakan Malaria, Monev. Kegiatan dan Capaian Tahun 2019, Perencanaan Kegiatan Tahun 2020 dan Diseminasi Kegiatan dalam Rencana Aksi Malaria 2020-2024 (Kasubdit. Malaria), (3) Rencana Operasional Kegiatan Subdit Malaria Tahun 2020, Evaluasi Dekon dan DAK 2019, 2020 dan Perencanaan Dekon dan DAK 2021 (Kasie. Pengendalian Subdit Malaria), (4) Evaluasi Pelaksanaan Hibah GF Malaria Tahun 2019 dan Petunjuk Perencanaan GF Tahun 2020 dan Persiapan Distribusi Kelambu 2020 (PMU GF Komponen Malaria), (5) Evaluasi dan Perencanaan Penilaian Eliminasi Malaria dan Sosialisasi Tools Eliminasi Tingkat Provinsi (Kasie. Pencegahan Subdit Malaria), (6) Evaluasi Hasil Pendampingan WHO di Jawa-Bali menuju eliminasi tingkat provinsi dan regional dan UNICEF untuk penurunan kasus di daerah endemis tinggi (dr. Herdiana Basri, M.Kes, M.Epi dan dr. Maria Endang Sumiwi, MPH).

Dari pertemuan selama empat hari tersebut telah dihasilkan kesepakatan berupa rencana tindak lanjut (RTL) berisi 25 butir kesepakatan. Isi kesepakatan tersebut sebagian besar untuk ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan jajaran kebawahnya, sementara untuk B/BTKLPP ada satu point, yaitu bahwa semua hasil kegiatan Pemetaan Wilayah Reseptif Malaria dan Surveilans Vektor harus dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Dinas Kesehatan Provinsi wilayah survei agar dapat dimasukkan dalam pelaporan e-SISMAL.