Surveilans Perilaku Vektor Dan Konfirmasi Vektor DBD Di Kelurahan Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020


Berawal dari penemuan kasus pertama positif Dengue dalam kegiatan S3D di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi Grobogan dengan pemeriksaan RDT NS1, BBTKLPP Yogyakarta segera menindaklanjuti dengan survei perilaku  vektor dan konfirmasi vektor DBD di sekitar rumah kasus.  Kegiatan dimulai dengan pengumpulan data pada tanggal 17-18 Februari 2020 di Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Puskesmas Purwodadi I, dan Kelurahan Purwodadi. Berdasarkan data kasus DBD yang diperoleh, ditentukan  lokasi kegiatan survei vektor dilakukan di delapan RW di Kelurahan Purwodadi yang pernah terdapat penderita DBD dalam kurun waktu tahun 2019-2020, yaitu RW 01, RW 07, RW 13, RW 15, RW 17, RW 20, RW 21, dan RW 23. Di masing-masing RW dipilih rumah penderita untuk dilakukan survei vektor serta 12 rumah di sekitarnya dipilih secara random, kecuali pada kasus penderita terbaru yang ditemukan positif RDT NS1 pada bulan Februari 2020, survei vektor dilakukan di rumah penderita dan 12 rumah terdekatnya.

Survei pertama tanggal 19-20 Februari 2020 dilakukan di empat RW (RW 01, RW 07, RW 13 dan RW 15), dimulai dengan briefing dan penjelasan teknis kepada para kader, petugas puskesmas dan petugas Dinas Kesehatan tentang cara survei larva vektor DBD, penangkapan larva, penangkapan nyamuk dewasa serta cara pengisian formulir. Survei dilakukan oleh 16 orang terdiri 4 tenaga dari BBTKLPP Yogyakarta, 1 petugas Dinkes, 3 petugas puskesmas dan 8 kader yang terbagi dalam 8 tim, masing-masing tim ditemani oleh 1 kader. Kader melakukan survei larva, penangkapan larva, serta mengisi formulir. Sementara itu, petugas BBTKLPP Yogyakarta, dinas kesehatan, dan petugas puskesmas melakukan penangkapan nyamuk dewasa Aedes sp. dan mengisi formulir. Jentik yang ditemukan di tiap rumah dipisahkan antara jentik di dalam dan di luar rumah, serta dibedakan menurut jenis kontainer. Kemudian jentik dikelompokkan tiap RW, dibagi menjadi dua pool (dalam dan luar rumah) sehingga total berjumlah 8 pool jentik. Begitupun untuk nyamuk dewasa yang tertangkap, dibagi juga menjadi dua pool di tiap-tiap RW  (penangkapan di dalam atau luar rumah) sehingga total pool nyamuk dewasa sebanyak 8 pool. Selanjutnya, pada tanggal 24-25 Februari 2020 survei dilanjutkan di empat RW lainnya yaitu RW 17, RW 20, RW 21, dan RW 23 dengan pola yang sama.