Pertemuan Penilaian Mandiri Penatalaksanaan Kantor Berhias, Koordinasi Belanja Pegawai dan Operasional Direktorat Jenderal P2P


Pada tanggal 3 s.d 6 Maret 2020 bertempat di Eastparc Hotel Yogyakarta, Sekretariat Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menyelenggarakan Pertemuan Penilaian Mandiri Penatalaksanaan Gerakan Kantor Berbudaya Hijau dan Sehat (BERHIAS), Koordinasi Belanja Pegawai dan Operasional Ditjen P2P yang dihadiri oleh 63 Satker Pusat/Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Direktorat Jenderal P2P, dengan jumlah peserta sebanyak 65 orang. BBTKLPP Yogyakarta dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Dian Trikoriati, S.T, SKM, MPH), Kasubbag Umum (Heni Amikawati, SKM) dan Pengelola Kantor Berhias (Restu Wiratni, A.Md).

Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Dr. dr. Irene, MKM, mewakili Sekretaris Ditjen P2P (dr. Achmad Yurianto). Dalam sambutannya disampaikan tujuan penyelenggaran kegiatan yaitu agar terjadi kesepakatan, keseragaman, dan menggali kendala/permasalahan pada Satker Pusat dan UPT terkait penyelenggaraan serta pengisian sistem pelaporan online Gerakan Kantor Berhias, sedangkan untuk Belanja Mengikat khususnya Gaji dan Tunjangan Kinerja agar disesuaikan dengan jumlah pegawai dan diperhitungkan sepresisi mungkin agar tidak ada lagi satker UPT yang kekurangan atau kelebihan terlalu besar sehingga penyerapan anggaran dapat optimal.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Biro Umum Setjen yang disampaikan oleh M. Edwin Arafat, S.Kom dan tim tentang Hasil dan Tindak Lanjut Penilaian Gerakan Kantor Berhias serta Tutorial Pengisian Aplikasi yang dapat diakses dengan URL berhias.kemkes.go.id. Hasil dari penyelenggaraan Gerakan Kantor BERHIAS yang telah dilaksanakan oleh Satker Pusat dan Daerah/UPT berkontribusi terhadap prestasi yang telah diraih Kementerian Kesehatan sebagai Juara I Penghargaan Efisiensi Energi Nasional pada Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM. Selanjutnya diharapkan dapat terwujudnya perubahan perilaku pegawai seiring dengan pengaplikasian 5 aspek yaitu Efisiensi Energi dan Air, Kantor Ramah Lingkungan, Pengelolaan Kearsipan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dalam rangka mewujudkan kantor yang aman, nyaman, dan sehat sehingga produktifitas ASN dapat meningkat dan sesuai serta terciptanya SDM Unggul Indonesia Maju di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

Setelah arahan dan pemaparan materi oleh narasumber, acara dilanjutkan desk dengan Unit Utama yang terdiri dari desk pengelolaan kearsipan, belanja mengikat (gaji dan tunjangan kinerja), belanja operasional perkantoran dan penatalaksanaan gerakan kantor berhias sesuai petunjuk perencanaan TA 2020.