PEMETAAN FAKTOR RISIKO LEPTOSPIROSIS DI KABUPATEN DEMAK


Leptospirosis adalah penyakit tular vektor yang masih menjadi ancaman di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu BBTKLPP Yogyakarta melaksanakan kegiatan pemetaan faktor risiko leptospirosis di Kabupaten Demak. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan pengumpulan data ke Dinas Kesehatan kabupaten Demak pada tanggal 24 Maret 2021. Saat koordinasi tim BBTKLPP Yogyakarta menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan dan permohonan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya dilakukan diskusi untuk menentukan lokasi, jadwal dan teknis pelaksanaan kegiatan. Disepakati kegiatan akan dilakukan di Desa tempuran Kecamatan Demak pada awal April 2021.
Sesuai jadwal yang disepakati, pelaksanaan kegiatan berupa survey vektor dan observasi lingkungan perumahan dilakukan pada tanggal 5, 6 dan 7 April 2021 di Desa tempuran Kecamatan Demak. Pelaksana kegiatan adalah tim gabungan dari BBTKLPP Yogyakarta, Dinas Kesehatan kabupaten Demak, Puskesmas Demak III dan dari Balai desa Tempuran. Kegiatan berupa pemasangan 100 perangkap tikus di 50 rumah dan 50 perangkap tikus di lingkungan di wilayah Desa Tempuran. Pada saat pemasangan perangkap dilakukan pencatatan titik koordinat dan wawancara serta observasi rumah responden yaitu pemilik/anggota keluarga dari rumah yang dipasang perangkap tikus. Tikus yang tertangkap selanjutnya diidentifikasi spesies dan diambil sampel serum darah dan ginjalnya untuk pemeriksaan Bakteri leptospirosis.